Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2020

TIDAK TIDUR LARUT MALAM DAN BISA BANGUN LEBIH AWAL

Para dokter di Rumah Sakit Nasional TAIWAN melakukan penemuan terbaru, penyebab utama kerusakan hati adalah tidur terlalu malam & bangun terlalu siang. Jangan tidur lewat dari jam 22.00 malam, karena malam hari Pk. 23.00 s/d dini hari Pk. 01.00 adalah Proses Pembersihan(detox) di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Pk. 01.00 s/d 03.00 Proses Pembersihan di bagian Empedu dalam kondisi tidur. Pk. 03.00 s/d 05.00 Proses Pembersihan bagian Paru-paru. Nah...ini pas waktu bangun untuk tahajud dan tarik napas dalam2 menghirup udara pagi. Pk. 05.00 s/d 07.00 Proses Pembersihan bagian Usus Besar, sebaiknya Buang Air Besar. Pk. 07.00 s/d 09.00 Proses Penyerapan Gizi bagi Usus Halus, jadi harus makan pagi. Begadang & bangun terlalu siang mengacaukan Metabolisme tubuh. Selain itu dari tengah malam s/d Pk. 04 dini hari adalah waktu bagi Sumsum Tulang Belakang utk memproduksi darah. PENTING BUAT YG SUKA BEGADANG Menurut Dennis G West, pengarang buku Kesehata...

Kisah Asal Mula Syair I’tiraf Abu Nawas, Doa yang Menyentuh Hati

Abu Nawas adalah pujangga Arab yang merupakan salah satu penyair terbesar sastra Arab klasik. Penyair ulung sekaligus tokoh sufi ini mempunyai nama lengkap Abu Ali Al Hasan bin Hani Al Hakami dan hidup pada zaman Khalifah Harun Al-Rasyid di Baghdad (806-814 M). Oleh masyarakat luas Abu Nawas dikenal terutama karena kecerdasan dan kecerdikan dalam melontarkan kata-kata, sehingga banyak lahir anekdot jenaka yang sarat dengan hikmah. Syair I'tiraf adalah doa Abu Nawas untuk merayu Tuhan, menjadi syair dan pujian yang populer di kalangan muslim. Syairnya indah, membuat siapa saja yang membacanya secara khidmat ingin meneteskan air mata. Dalam kumpulan cerita  Kisah 1001 Malam Abu Nawas Sang Penggeli Hati , asal mula syair i’tiraf dijelaskan. Alkisah ada tiga orang tamu bertanya kepada Abu Nawas dengan pertanyaan yang sama. Orang pertama bertanya, “Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?” Abu Nawas menjawab, “...